Sejarah
Linimasa 1765–2022
Dari berdirinya Kabupaten Polorejo hingga Silatul Arham VII. Tahun bertanda ± adalah perkiraan menurut Buku TALI.
Awal: Polorejo & Perang Jawa
1765
Polorejo menjadi Kabupaten; bupati pertama R.T. Brotonegoro (putra Surodiningrat I).
1812
KH. Ibrahim lahir di Cokromenggalan, Ponorogo — putra sulung KH. Ghozali & Ny. Majasem.
±1824
KH. Ghozali membela Tumenggung Brotonegoro dari fitnah di Keraton Solo; dihadiahi putri tumenggung, lumbung jati, dan tanah hutan di timur laut katemenggungan (kelak Bedi).
1825
Perang Diponegoro: Brotonegoro melawan Belanda; lahir toponim Bakalan, Demung, Tegari, Sekelip, Tilasan. Brotonegoro gugur di Bukit Larangan (Gunung Gombak), Somoroto.
1830
Lumbung Brotonegoro dipindah ke Cokromenggalan dan dijadikan masjid KH. Ghozali.
±1830
KH. Ibrahim menikahi Ny. Sudjinah, santriwati di pesantren ayahnya.
Masa KH. Ibrahim & Pondok Bedi
±1840
Berangkat haji dengan kapal layar dari Tanjung Perak; menetap ±8 tahun di Makkah (tafsir, hadis, fiqh Syafi'i, tahfiz, khat).
1847
Pulang membawa sebuah mushaf; mulai menyalin Al-Qur'an untuk santri.
1848–1849
Babad alas Bedi; mendirikan rumah, masjid, dan Pondok Pesantren Bedi. Nama 'Bedi' dari 'memedi'.
1854–1856
Era Bupati R.M.T. Cokronegoro I — peristiwa 'santri mbeling' memikul bambu.
±1878
Hj. Syarifah (bungsu) dinikahkan dengan Imam Rozi dari Kradinan, Jetis.
1900–1911
Sekolah desa Belanda dibuka — pesantren tradisional mulai surut.
1917
KH. Ibrahim wafat di Bakalan, Jumadal Ula 1335 H, usia ±105 tahun. Jenazah diusung berantai tangan ke tangan hingga makam Bedi.
Surutnya pesantren
±1940
KH. Imam Rozi wafat; Pesantren Bedi berhenti.
RABIGH & Silatul Arham
1985
Silatul Arham I & Buku TALI cetakan pertama — PP. Darussalam Kemaduh, Baron, Nganjuk.
1989
Silatul Arham II — Bakalan, Polorejo.
1994
Silatul Arham III — PP. Al-Falah Jekek, Baron, Nganjuk.
1996
Masjid Tamanan direhab total oleh masyarakat.
2006
Silatul Arham IV — Karangtengah, Baron, Nganjuk (rumah KH. Mukhlas Ghozali).
2007
Pemugaran masjid KH. Ghozali Cokromenggalan — kisah empat tiang lumbung.
2011
Silatul Arham V — Masjid Ibrohim Ghozali Bedi (3 Juli 2011). Kitab peninggalan dihimpun dalam almari di serambi Masjid Bedi (24 Feb 2011).
2016
Silatul Arham VI — Masjid Al-Islah, Santren, Ngronggot, Nganjuk.
2021–2022
Kajian akademik: kodikologi mushaf (UINSA 2021; Jurnal Nun 7(1) 2021) dan sejarah Islamisasi Polorejo (UINSA 2022).
2022
Silatul Arham VII & Buku TALI edisi ke-7 — Masjid Baitus Sholihin, Serag, Pulung, Ponorogo (24–25 Desember 2022).
Catatan: sumber berbeda tentang tahun lahir (1812 menurut Buku TALI & UINSA 2022; 1802 menurut Alif.id) dan lamanya di Makkah (±7–8 tahun). Lihat Sumber & Metodologi.